Pengaruh Musik Terhadap Kualitas Tidur
Musik bukan hanya bentuk seni yang kuat, tetapi juga alat terapi ampuh yang sudah digunakan selama berabad-abad. Para ahli pengobatan di masyarakat Arab kuno terbiasa menyewa musisi untuk bekerja sama menyembuhkan berbagai penyakit. Sedangkan di Yunani Kuno, para tabib menggunakan musik untuk menyembuhkan penyakit jiwa. Hal ini disebabkan musik bisa sangat mempengaruhi tubuh dan pikiran manusia, mempengaruhi pula detak jantung dan irama napas manusia.
Tapi apa betul dengan mendengarkan musik dapat memberikan kualitas tidur yang lebih baik? Atau justru merusak kualitas tidurmu? Yuk, kita simak penjelasannya!
Manfaat Tidur Sambil Mendengar Musik
Musik bisa sangat mempengaruhi tubuh dan pikiran manusia, mempengaruhi pula detak jantung dan irama napas manusia. Memutar musik sebelum tidur membuat otak bereaksi dengan mengirimkan sinyal ke setiap bagian tubuh sehingga meningkatkan fungsi kerja otak. Selain itu musik juga bisa meningkatkan sistem imun dan produksi hormon. Hormon adalah zat kimia yang berguna untuk menjalankan fungsi tubuh.
Dilansir dari Sleep Foundation, salah satu efek tidur ditemani musik adalah pelepasan hormon dopamin yang dapat meningkatkan perasaan bahagia. Hal ini dapat mengalahkan kecemasan dan rasa stres sebagai penyebab susah tidur.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di PubMed pada 2005 menemukan, orang yang mendengarkan musik 45 menit sebelum tidur memiliki kualitas tidur jauh lebih baik daripada mereka yang tidak mendengarkan musik sebelum tidur.
Penelitian lain yang terbit di jurnal PLOS One menunjukkan bahwa mendengarkan musik saat tidur membantu orang-orang mengatasi gangguan tidur.
Namun, mendengarkan musik sebelum tidur juga dapat mengganggu tidur. Musik bisa mempengaruhi saraf dan cara berpikir.
Kerugian Tidur Sambil Mendengar Musik
Mendengarkan musik yang memiliki irama dan lirik yang negatif akan membuat teman-teman merasa cemas dan tetap terjaga. Jadi, Coziers hindari musik dengan muatan negatif, ya!
Melansir Verywell Mind, tidur ditemani musik dapat menyebabkan sindrom earworm, yaitu kondisi saat sebuah lagu atau nada diputar berulang-ulang di benak seseorang. Kondisi ini membuat otak menjadi aktif dan lebih terjaga di malam hari, sehingga mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan.
Selain itu, kebiasaan mendengarkan musik dengan suara kencang di earphone akan merusak pendengaran juga. Banyak kuman yang tertinggal di earphone yang dapat meningkatkan risiko infeksi pada telinga, lho.
Musik yang Cocok untuk Pengantar Tidur
Untuk musik pengantar tidur, biasanya adalah musik yang pelan bisa menenangkan irama napas, menurunkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, menenangkan saraf, dan mengendorkan otot yang tegang. Pilih musik dengan tempo 60 hingga 80 beats per minutes (bpm) yang kurang lebih sama dengan irama denyut jantung saat tidur.
Sedangkan musik yang berirama cepat dan ceria bisa meningkatkan detak jantung, meningkatkan performa tubuh, meningkatkan kreatifitas dan fokus, mendongkrak semangat, dan membuat kita tidak mengantuk.
Dos and Don'ts
Coziers disarankan untuk mendengarkan musik dari pemutar musik, seperti radio, ponsel, atau pemutar kaset. Tetapi ingat untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Hindari menyetel musik dengan volume kencang di malam hari yang bisa menganggu orang-orang di sekeliling kalian.
Dilansir dari Sleep Foundation, salah satu efek tidur ditemani musik adalah pelepasan hormon dopamin yang dapat meningkatkan perasaan bahagia. Hal ini dapat mengalahkan kecemasan dan rasa stres sebagai penyebab susah tidur.
Sebuah penelitian yang dipublikasikan di PubMed pada 2005 menemukan, orang yang mendengarkan musik 45 menit sebelum tidur memiliki kualitas tidur jauh lebih baik daripada mereka yang tidak mendengarkan musik sebelum tidur.
Penelitian lain yang terbit di jurnal PLOS One menunjukkan bahwa mendengarkan musik saat tidur membantu orang-orang mengatasi gangguan tidur.
Namun, mendengarkan musik sebelum tidur juga dapat mengganggu tidur. Musik bisa mempengaruhi saraf dan cara berpikir.
Kerugian Tidur Sambil Mendengar Musik
Mendengarkan musik yang memiliki irama dan lirik yang negatif akan membuat teman-teman merasa cemas dan tetap terjaga. Jadi, Coziers hindari musik dengan muatan negatif, ya!
Melansir Verywell Mind, tidur ditemani musik dapat menyebabkan sindrom earworm, yaitu kondisi saat sebuah lagu atau nada diputar berulang-ulang di benak seseorang. Kondisi ini membuat otak menjadi aktif dan lebih terjaga di malam hari, sehingga mengganggu kualitas tidur secara keseluruhan.
Selain itu, kebiasaan mendengarkan musik dengan suara kencang di earphone akan merusak pendengaran juga. Banyak kuman yang tertinggal di earphone yang dapat meningkatkan risiko infeksi pada telinga, lho.
Musik yang Cocok untuk Pengantar Tidur
Untuk musik pengantar tidur, biasanya adalah musik yang pelan bisa menenangkan irama napas, menurunkan detak jantung, menurunkan tekanan darah, menenangkan saraf, dan mengendorkan otot yang tegang. Pilih musik dengan tempo 60 hingga 80 beats per minutes (bpm) yang kurang lebih sama dengan irama denyut jantung saat tidur.
Sedangkan musik yang berirama cepat dan ceria bisa meningkatkan detak jantung, meningkatkan performa tubuh, meningkatkan kreatifitas dan fokus, mendongkrak semangat, dan membuat kita tidak mengantuk.
Dos and Don'ts
Coziers disarankan untuk mendengarkan musik dari pemutar musik, seperti radio, ponsel, atau pemutar kaset. Tetapi ingat untuk memperhatikan lingkungan sekitar. Hindari menyetel musik dengan volume kencang di malam hari yang bisa menganggu orang-orang di sekeliling kalian.
Hindari penggunaan earphone untuk mencegah risiko infeksi telinga, dan dengarkan musik lewat speaker dengan volume normal.
Jika kamu khawatir mengalami sindrom earworm saat mendengarkan musik, manfaatkan waktu 5 sampai 10 menit sebelum tidur untuk menulis daftar tugas esok hari. Selain itu, menuangkan pemikiran ke kertas dapat mengurangi overthinking dan membuat tidur lebih cepat.
Jika kamu khawatir mengalami sindrom earworm saat mendengarkan musik, manfaatkan waktu 5 sampai 10 menit sebelum tidur untuk menulis daftar tugas esok hari. Selain itu, menuangkan pemikiran ke kertas dapat mengurangi overthinking dan membuat tidur lebih cepat.
Jangan lupa untuk menggunakan bantal Cozylila untuk semakin mendukung tidur nyenyakmu, ya!
Sumber:
.png)
Thank you infonya 😊 sekarang jadi tau deh tidur pake earphone berbahaya
ReplyDeleteThank you info nya ka 😊
ReplyDeletethanks you kak infonya...
ReplyDeleteSuka bgtt sama musiikk🤩🤩🤩
ReplyDeleteThanks infonya 😊
ReplyDeleteThank you kak info nya..
ReplyDeleteJadi tambah pengetahuan deh hehe😁 thanks min...
ReplyDeleteJadi pengen bobo
ReplyDelete