Persiapan Kembali Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah
Akhirnya setelah sejak 2020 melakukan pembelajaran secara online, lembaga pendidikan mulai membuka kembali kegiatan pembelajaran tatap muka. Pastinya anak-anak sangat bersemangat karena bisa kembali bertemu dengan teman-temannya dan memulai tingkatan kelas yang baru.
Berdasarkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa otak mungkin saja penuh dengan berbagai informasi yang menyebabkan otak kita tidak bisa bekerja secara efektif setelah tidak tidur dalam waktu lama.
Nah, peneliti menemukan kalau saat kita bangun tidur, otak akan menyimpan memori atau ingatan di bagian otak bernama hippocampus. Hippocampus di otak manusia berperan pada kegiatan mengingat atau memori dan navigasi ruangan. Kalau kita terlalu lama tidak tidur, maka bagian hippocampus ini akan bekerja lebih lambat dan karena terlalu banyak menerima informasi lain, maka otak akan menjadi kurang siap untuk belajar. Akibatnya, kita jadi tidak bisa menghapal apa yang kita pelajari dengan baik.
Sedangkan tidur bisa meningkatkan kemampuan mengingat karena saat tidur, otak akan mentransfer ingatan dan informasi dari hippocampus. Ingatan itu kemudian disimpan di bagian otak lainnya, yaitu korteks prefrontal yang berguna sebagai penyimpanan jangka panjang. Karena berbagai informasi yang kita pelajari sudah tersimpan di bagian memori jangka panjang, maka otak bagian memori jangka pendek kita bebas dari berbagai memori, yang memungkinkan kita untuk lebih siap untuk mengingat hal lainnya ketika bangun.
Tentu saja orangtua tidak boleh lengah dengan keadaan sekarang. Virus masih tetap ada lho, kita tetap harus waspada. Agar pembelajaran tatap muka bisa berjalan dengan aman dan nyaman, yuk disimak dulu bagaimana persiapannya untuk si kecil di bawah ini!
Cek Kondisi Tubuh
Cek Kondisi Tubuh
Sebelum pergi ke sekolah untuk pembelajaran tatap muka, sebaiknya kita bertanggung jawab atas diri sendiri. Lakukanlah pengecekan kondisi tubuh dan kesehatan anak. Jika mengalami gejala covid-19, sebaiknya minta izin untuk belajar dari rumah supaya tidak menyebarkan virus kepada teman-temannya. Pun jika anak terlihat kurang fit, hindari pertemuan dengan banyak orang karena akan rentan terkena penyakit.
Bawa Bekal dari Rumah
Membawa bekal dari rumah selama pembelajaran tatap muka tidak hanya menyehatkan, tapi juga bisa membantumu berhemat. Selain itu, anak-anak tidak perlu mengantre ramai-ramai di kantin yang dapat memperbesar peluang penyebaran virus. Siapkan daftar bekal variatif selama seminggu agar anak tidak bosan. Bila perlu, bentuklah lauk dan nasi menjadi karakter favorit mereka.
Ingatkan Protokol Kesehatan dan Perlengkapan Sanitasi
Ajak Anak Menata Barang dengan Rapi
Kalau dulu anak-anak langsung melemparkan tas dan seragam ke atas kasur usai pembelajaran tatap muka, sekarang kebiasaan tersebut harus diubah. Benda-benda yang dibawa dari luar tidak boleh dibiarkan di atas kasur ataupun kursi supaya tidak menyebarkan virus dan kuman.
Oleh karena itu, sediakanlah rak khusus untuk meletakkan tas dan buku pelajaran. Bila perlu, lengkapi juga dengan tempat penyimpanan serbaguna agar barang yang ditaruh di rak tidak berceceran.
Membawa bekal dari rumah selama pembelajaran tatap muka tidak hanya menyehatkan, tapi juga bisa membantumu berhemat. Selain itu, anak-anak tidak perlu mengantre ramai-ramai di kantin yang dapat memperbesar peluang penyebaran virus. Siapkan daftar bekal variatif selama seminggu agar anak tidak bosan. Bila perlu, bentuklah lauk dan nasi menjadi karakter favorit mereka.
Ingatkan Protokol Kesehatan dan Perlengkapan Sanitasi
Namanya anak-anak, kalau sudah bertemu teman saat pembelajaran tatap muka bisa melupakan protokol kesehatan. Sebagai orangtua, jangan bosan untuk mengingatkan anak untuk tetap menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran tatap muka. Bawakan juga perlengkapan sanitasi seperti hand sanitizer, tisu basah, dan masker cadangan.
Ajak Anak Menata Barang dengan Rapi
Kalau dulu anak-anak langsung melemparkan tas dan seragam ke atas kasur usai pembelajaran tatap muka, sekarang kebiasaan tersebut harus diubah. Benda-benda yang dibawa dari luar tidak boleh dibiarkan di atas kasur ataupun kursi supaya tidak menyebarkan virus dan kuman.
Oleh karena itu, sediakanlah rak khusus untuk meletakkan tas dan buku pelajaran. Bila perlu, lengkapi juga dengan tempat penyimpanan serbaguna agar barang yang ditaruh di rak tidak berceceran.
Tata Ruang Belajar yang Nyaman
Di tengah ramainya sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, ada beberapa sekolah yang masih menerapkan sistem hybrid. Jika anak mendapatkan pembelajaran tatap muka sekaligus online, kamu wajib menyediakan ruang belajar yang nyaman. Dengan demikian, anak-anak bisa nyaman dan fokus belajar dari rumah.
Baik pembelajaran tatap muka ataupun dalam jaringan, anak-anak membutuhkan meja belajar yang luas untuk menulis, membuka beberapa buku sekaligus, ditambah lagi harus membuka laptop. Oleh karenanya, kamu bisa menggunakan model meja belajar sudut yang dapat memberikan ruang yang besar untuk kegiatan tersebut.
Di tengah ramainya sekolah yang menyelenggarakan pembelajaran tatap muka, ada beberapa sekolah yang masih menerapkan sistem hybrid. Jika anak mendapatkan pembelajaran tatap muka sekaligus online, kamu wajib menyediakan ruang belajar yang nyaman. Dengan demikian, anak-anak bisa nyaman dan fokus belajar dari rumah.
Baik pembelajaran tatap muka ataupun dalam jaringan, anak-anak membutuhkan meja belajar yang luas untuk menulis, membuka beberapa buku sekaligus, ditambah lagi harus membuka laptop. Oleh karenanya, kamu bisa menggunakan model meja belajar sudut yang dapat memberikan ruang yang besar untuk kegiatan tersebut.
Saat tidak mengikuti pembelajaran tatap muka, anak pun harus menatap laptop dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu, sediakanlah kursi belajar yang nyaman dan pastikan si Kecil dalam posisi duduk yang benar agar ia tidak mengalami sakit leher dan punggung.
Istirahat yang Cukup
Berdasarkan beberapa penelitian yang sudah dilakukan, peneliti menyimpulkan bahwa otak mungkin saja penuh dengan berbagai informasi yang menyebabkan otak kita tidak bisa bekerja secara efektif setelah tidak tidur dalam waktu lama.
Nah, peneliti menemukan kalau saat kita bangun tidur, otak akan menyimpan memori atau ingatan di bagian otak bernama hippocampus. Hippocampus di otak manusia berperan pada kegiatan mengingat atau memori dan navigasi ruangan. Kalau kita terlalu lama tidak tidur, maka bagian hippocampus ini akan bekerja lebih lambat dan karena terlalu banyak menerima informasi lain, maka otak akan menjadi kurang siap untuk belajar. Akibatnya, kita jadi tidak bisa menghapal apa yang kita pelajari dengan baik.
Sedangkan tidur bisa meningkatkan kemampuan mengingat karena saat tidur, otak akan mentransfer ingatan dan informasi dari hippocampus. Ingatan itu kemudian disimpan di bagian otak lainnya, yaitu korteks prefrontal yang berguna sebagai penyimpanan jangka panjang. Karena berbagai informasi yang kita pelajari sudah tersimpan di bagian memori jangka panjang, maka otak bagian memori jangka pendek kita bebas dari berbagai memori, yang memungkinkan kita untuk lebih siap untuk mengingat hal lainnya ketika bangun.
Untuk mendapatkan tidur atau istirahat yang efektif, kamu dapat menggunakan perlengkapan kamar tidur dari Cozylila yang disukai anak-anak seperti Basic Hollow Fiber yang akan segera launch pada tanggal 25 Juli 2022 di akun Shopee Cozylila.
Bantal Basic Hollow Fiber berukuran 45 x 65 cm, tidak terlalu besar, cocok untuk ukuran badan anak-anak. Bantal ini memiliki memiliki tingkat keempukan yang cukup empuk (medium soft) sehingga akan membuat anak-anak dapat tidur dengan nyaman.
Bantal Basic Hollow Fiber bersifat ringan, tidak mudah menyerap debu dan air sehingga bebas dari lembap dan tungau. Bantal ini cocok digunakan untuk anak-anak yang memiliki gangguan pada pernapasan dan memiliki alergi. Bantal ini juga sangat nyaman dipakai karena dibuat dengan ketebalan yang sesuai dengan ukuran orang asia pada umumnya.
Bantal Basic Hollow Fiber bersifat ringan, tidak mudah menyerap debu dan air sehingga bebas dari lembap dan tungau. Bantal ini cocok digunakan untuk anak-anak yang memiliki gangguan pada pernapasan dan memiliki alergi. Bantal ini juga sangat nyaman dipakai karena dibuat dengan ketebalan yang sesuai dengan ukuran orang asia pada umumnya.
Dengan persiapan pembelajaran tatap muka yang baik, anak-anak bisa menyerap ilmu dengan maksimal dan pastinya dalam kondisi yang aman dan nyaman. Masih ada waktu menjelang sekolah pembelajaran tatap muka maupun secara online. Yuk, kita persiapkan!
Sumber:
Sumber:
- Dekoruma
- Bobo





Comments
Post a Comment